Kit Kesehatan

Kenal Jenis-Jenis Diffuser Ini? Inilah 6 Alatnya

Anda sudah kenal jenis-jenis diffuser? Kalau belum, yuk kenalan dulu. Inilah pembahasannya. (Photo by Felicia Buitenwerf on Unsplash)
Anda sudah kenal jenis-jenis diffuser? Kalau belum, yuk kenalan dulu. Inilah pembahasannya. (Photo by Felicia Buitenwerf on Unsplash)
Anda sudah kenal jenis-jenis diffuser? Kalau belum, yuk kenalan dulu. Inilah pembahasannya. (Photo by Felicia Buitenwerf on Unsplash)

Selain dioleskan, minyak esensial bisa dihirup lewat diffuser. Apa saja jenis-jenis diffuser? Inilah 6 jenis diffuser yang perlu diketahui.

Sebelum ke pembahasan, sebaiknya ketahui definisi diffuser. Diffuser adalah alat untuk menyebarkan minyak esensial ke area yang luas. Diffuser menghasilkan uap halus yang dapat menyebar ke seluruh ruangan. Karena itu, uap halus dari minyak esensial ini dihirup pengguna sebab memiliki aroma yang menenangkan dan baik untuk kesehatan.

Apa saja jenis-jenis diffuser yang beredar di pasaran? Secara umum, jenis-jenis diffuser yang digunakan adalah keramik, lilin, elektrik, nebulizer, reed, dan ultrasonik. Inilah pembahasannya.

1. Ceramic diffuser

Diffuser keramik atau ceramic diffuser terdiri atas badan keramik yang terbuat dari tanah liat berpori. Aroma terapi yang dihasilkan di badan keramik berasal dari tetesan minyak esensial. Jadi, bukan berarti aromanya lekat di keramik tersebut ya! Harus ditetes terlebih dahulu.

Minyak esensial yang sudah diteteskan, akan diserap badan keramik. Perlahan, minyak tersebut menguap dan melepaskan aroma ke udara. Jika aromanya habis, teteskan kembali minyak esensial.

Ceramic diffuser hanya bisa ditempatkan di ruangan kecil. Tujuannya, agar aroma minyak esensial tetap tercium dan tahan lama.

2. Candle diffuser

Lilin aroma terapi atau candle diffuser sering dijumpai di spa. Candle diffuser biasanya terbuat dari minyak esensial atau bahan organik yang dibekukan. Misalnya lavender, vanila, patchouli, dan sebagainya.

Aroma dari lilin dihasilkan setelah sumbu lilin dibakar. Seiring berjalannya waktu, sumbu pun membakar batang lilin dan menghasilkan uap aroma terapi. Sayangnya, diffuser seperti akan mengubah sifat kimia minyak esensial akibat panas.

Alternatif dari candle diffuser adalah heat diffuser, lamp ring, electric heat, dan steam inhalation.

3.  Electric fan diffuser

Diffuser yang dibantu kipas listrik ini dapat menyebarkan minyak esensial ke udara tanpa panas. Diffuser ini ditambah bantalan (pad) atau air. Fungsinya yakni menyerap minyak esensial. Setelah diteteskan, minyak esensial terserap dan dibantu dengan kipas listrik agar aromanya tersebar ke seluruh ruangan.

4. Nebulizer diffuser

Pada nebulizer diffuser, minyak esensial akan diubah menjadi molekul uap. Dibantu dengan tenaga listrik dan baterai, minyak esensial dipanaskan di dalamnya. Hasilnya, uap minyak esensial lebih mudah diserap tubuh dan manfaat terapeutiknya lebih efektif.

Nebulizer diffuser dianggap efektif karena mampu mengobati masalah pernapasan. Sayangnya, alat ini cenderung menghasilkan suara bising. Perangkatnya terbuat dari kaca, butuh perhatian ekstra agar tidak pecah.

5. Reed diffuser

Pernah melihat diffuser berupa stik-stik yang dicelup ke wadah tinggi? Itulah gambaran reed diffuser. Reed diffuser terdiri atas stik dupa yang terbuat dari kayu rotan berpori. Sementara wadahnya, disediakan sepaket dengan stik tersebut.

Cara penggunaannya cukup mudah. Minyak esensial dituangkan ke wadah. Lalu, stik dupa dimasukkan. Stik dupa ini akan menyerap minyak esensial dan menghasilkan uap aroma terapi ke udara.

Reed diffuser terbilang favorit karena multifungsi sebagai dekorasi ruangan. Cantik bukan?

6. Ultrasonic diffuser

Diffuser satu ini terbilang awet. Karena, mampu menjaga jumlah minyak aroma terapi dan akan berhenti saat minyak esensial sudah terurai di ruangan.

Ultrasonic diffuser menggunakan gelombang listrik untuk mengencerkan minyak. Minyak esensial diencerkan bersama air, kemudian dipecah menjadi partikel uap mirip kabut ke udara.

Keuntungannya, ultrasonic diffuser ampuh melembapkan udara di ruangan. Selain itu, lebih efisien karena tidak perlu mematikannya secara manual.

Dari jenis-jenis diffuser tersebut, pernahkah Anda mencoba salah satunya? Lengkapi aneka diffuser di Tanvi.id!

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *