Perawatan Area Intim

13 Cara Merawat Organ Intim Pria agar Prima

Sebagai pria, penting rasanya untuk merawat organ intim. Inilah cara merawat organ intim pria. (Photo by Hisu lee on Unsplash)

Sama halnya dengan perempuan, organ intim pria juga perlu dirawat. Bagaimana cara merawat organ intim pria? Inilah yang bisa dilakukan.

Sebagai pria, penting rasanya untuk merawat organ intim. Inilah cara merawat organ intim pria. (Photo by Hisu lee on Unsplash)
Sebagai pria, penting rasanya untuk merawat organ intim. Inilah cara merawat organ intim pria. (Photo by Hisu lee on Unsplash)

1. Rutin ganti celana dalam

Pria sering membolak-balikkan celana dalam. Karena dianggap masih bersih atau mungkin malas ganti.

Tetapi, kebiasaan ini justru mengundang bakteri. Celana dalam cenderung lembap karena keringat. Kemungkinan timbul gatal dan iritasi pun jauh lebih tinggi. Gantilah paling tidak 2 kali sehari.

2. Bersihkan sesering mungkin

Organ intim pria perlu dibersihkan usai buang air dan saat mandi. Bersihkan secara satu arah dari depan (penis dan bagian luarnya) menuju belakang (anus dan bagian luarnya).

3. Jaga agar tetap sejuk

Suhu testis ideal adalah sekitar 34,5 derajat Celcius atau lebih rendah. Suhu ini menentukan jumlah sperma dan tingkat kesuburan pria. Cara merawat organ intim pria ini bisa dilakukan:

  • Mengenakan celana dalam longgar dan nyaman,
  • Membatasi mandi air hangat,
  • Mengambil jeda berdiri jika duduk berjam-jam.

4. Cukur atau gunting rambut kemaluan

Mencukur atau menggunting rambut kemaluan (grooming) perlu dilakukan. Cara merawat organ intim pria ini bertujuan menghambat perkembangan bakteri.

Cukurlah setiap satu atau dua kali dalam sebulan. Setelah grooming, aplikasikan pelembap agar kulit tidak mudah iritasi.

5. Hindari zat iritan

Organ intim pria sangat sensitif terhadap zat iritan: parfum, bedak, sabun, deterjen berbahan keras, atau bahan kimia lainnya. Zat ini menyebabkan jaringan kulit lebih sensitif dan iritasi.

Bila perlu, pilih pembersih pakaian atau sabun pembersih organ intim pria berbahan hipoalergenik dan melembapkan.

6. Latih otot dasar panggul

Yoga, senam kegel, squat, dan berenang mampu melatih otot dasar panggul. Manfaatnya yakni, mengendalikan urin, mengurangi gangguan ejakulasi dini, dan disfungsi ereksi.

7. Terapkan gaya hidup sehat

Rokok mengandung bahan kimia yang mengganggu stabilitas hormon, kesuburan dan jaringan pada organ reproduksi pria. Begitu pula dengan alkohol. Untuk menjaga tingkat kesuburan, kurangilah konsumsi rokok dan alkohol.

Pastikan Anda menerapkan gaya hidup sehat. Seperti menjaga pola makan, menerapkan diet sehat dan seimbang, serta menurunkan kadar lemak di tubuh.

8. Lakukan vaksin

Vaksin diperlukan untuk melindungi virus dan kanker. Misalnya vaksin HPV dan vaksin Hepatitis B. Keduanya direkomendasikan bagi Anda yang akan menikah.

Sementara vaksin Hepatitis A sifatnya dianjurkan. Terutama jika bekerja di tempat penyajian makanan, bekerja dengan hewan primata, menjadi staf laboratorium, menggunakan narkoba, mengidap penyakit hati kronis, dan pernah berhubungan seksual dengan pria.

9. Hati-hati saat bersepeda

Rasa kesemutan dan sensasi mati rasa sering terjadi saat bersepeda. Gejala ini merupakan tanda arteri dan saraf di sekitar penis rusak. Bagaimana mengatasinya?

  • Ganti dudukan lebih lebar dan ubah posisi sadel menjadi lebih ke depan untuk mengurangi tekanan pada perineum.
  • Rendahkan posisi stang.
  • Angkat bokong sebagai jeda jika bersepeda jarak jauh.
  • Kenakan celana dengan bantalan untuk perlindungan ekstra di area kelamin.
  • Kurangi intensitas, disarankan tidak lebih dari tiga jam tiap minggu.

10. Gunakan alat kontrasepsi

Alat kontrasepsi berfungsi melindungi alat kelamin saat berhubungan seksual. Tujuannya, mencegah sperma masuk ke ovum dan penyakit menular seksual (PMS). Misalnya kondom dan diafragma

11. Sunat

Sunat penting untuk menghindari perkembangbiakan bakteri di kulit dan lipatan kulup penis. Manfaatnya, lebih rendah risiko terkena HIV, kanker penis, infeksi HPV, dan infeksi saluran kencing.

12. Periksa ke dokter andrologi

Berkonsultasi pada dokter andrologi merupakan cara merawat organ intim pria. Dokter spesialis ini dapat menangani masalah kesehatan pria. Termasuk soal kesuburan dan disfungsi seksual.

13. Tanggung jawab secara seksual

Bertanggung jawab secara seksual artinya berhubungan intim hanya pada satu pasangan. Selain itu, pahami orientasi seksual, dan titik tubuh sensitif. Pelajari pula masalah kesepakatan (consent) dalam berhubungan intim, komunikasi asertif dan relasi kuasa antar wanita-pria.

Pria yang sehat dan bahagia adalah cerminan pria sejati. Jaga stamina dan kebugaran tubuh di perawatan area intim di Tanvi.id!

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *